
Beberapa
hari ini saya out off office dari dunia online untuk sebuah perjalanan
bathin menerawang masa depan hidup, tentang kehidupan saya di bumi
rafflesia, tentang nusantara melalui kontak rahasia beberapa tokoh yang
salah satunya datuk penjaga di Bukit kaba, tokoh-tokoh ini mengaku
memiliki waskita atau yang dikenal masyarakat umum sebagai orang pintar,
dukun, orang sakti, kyai sakti, pendeta sakti, empu, tuan guru,
palukutan, paranormal, ahli klenik, pakar mistik, kahin, ahli
metafisika, wali berkaromah, dan berbagai nama lainnya.
Hei
kalian pasti akan nyinyir, abis itu bilang nih orang sudah gila,
hahahahah bisa jadi bertanya untuk apa melakukan pertemuan dengan mereka
yang menjadi "penasihat spiritual" dari tingkatan Presiden, gubernur,
bupati mungkin sampai kepala desa dan juga bahkan wong cilik tersebut.
Jawaban
saya singkat, yakni karena dunia perdukunan merupakan bagian dari
kehidupan keseharian sebagian besar rakyat Indonesia yang masih mudah
dipengaruhi karena lemahnya intelektual, percaya diri, lemahnya
jiwa/bathiniah, dan mudah berputus-asa, sehingga tidak mengherankan
apabila persoalan-persoalan yang sesungguhnya dapat diselesaikan sendiri
menjadi bahan konsultasi kepada para dukun tersebut. hahahaha, selain
itu pada dasarnya, karena melihat baliho para politikus yang menampilkan
slogan-slogan sepanjang jalan, dengan menebarkan janji palsu, muak dan
bosan dan ingin tahu penerawangan mereka, tentang janjinya itu busuk apa
palsu ? atau itu cara berdagang mereka.... hahahaha
Konon
ceritanya bahwa hampir seluruh orang pintar di nusantara yang dikuasai
mantan Presiden Suharto menunjukkan bahwa fenomena pengaruh dunia
perdukunan masih cukup kuat di negeri tercinta ini. Dan beberapa teman
pernah juga mengajak saya bertemu paa tokoh yang konon kabarnya guru
spiritual soeharto, Terlepas dari faktor kebenaran dan pembuktian
peranan para dukun tersebut, saya melihat bahwa gerak bangsa Indonesia
sedikit banyak juga terpengaruh oleh dunia perdukunan.
Saya
tidak bermaksud menyinggung perasaan atau keyakinan siapapun, namun
saya merasa perlu untuk berbagi dengan seluruh anak bangsa Indonesia
tentang perlunya membangun seluruh potensi diri kita masing-masing
sesuai dengan kemampuan kita sehingga dapat bermanfaat bagi bangsa dan
negara. Padahal sangat sedikit orang pintar yang mampu menyadari dan
mengkaji masa depan Indonesia berdasarkan kemampuan intelgensianya,
Kepada yang suka menipu, hentikanlah karena dosa anda akan terus menumpuk bertambah sebanyak orang-orang yang anda tipu.
Nasihat
Pertama, jangan sekali-kali menjadikan "penasihat spiritual" sebagai
pegangan hidup satu-satunya yang mengarahkan gerak hidup dan keputusan
anda.
Pesan untuk para kandidat Gubernur dan bupati di
bumi rafflesia, Bila anda termasuk orang yang kurang percaya diri atau
lemah jiwa sehingga telah terjebak dalam dunia perdukunan, maka jadikan
nasihat para dukun tersebut hanya sebagai salah satu alternatif atau
semacam second opinion untuk mengkonfirmasi alternatif yang telah ada.
Berdasarkan
pengalaman saya, memang ada sedikit orang-orang yang memiliki ilmu
waskita yang benar-benar dapat memberikan masukan yang "tepat".
Sayangnya orang-orang tersebut sangatlah sedikit mungkin hanya 1% dan
biasanya tidak mempopulerkan diri sebagai orang pintar, malahan
cenderung tersembunyi (Seperti yang saya temui di malam berkabut di
lembah bukit kaba ini), dan Sekitar 5% ilmunya kurang dalam dan dapat
memberikan masukan yang kadang benar kadang tidak benar, sedangkan
sisanya adalah mereka yang mencari keuntungan dari lemahnya jiwa rakyat
Indonesia secara umum.
Dengan demikian, probabilitas
anda bertemu dengan orang yang sungguh-sungguh memiliki waskita
sangat-sangat kecil. Prosentase terbesar yang akan anda temui adalah
penipu-penipu ulung yang hanya bersandar pada dugaan-dugaan yang
lama-kelamaan menjadi terlatih karena banyaknya pasien lemah jiwa yang
berkonsultasi. Sadar tidak sadar, bahkan para dukun tersebut kebanyakan
juga pandai menipu dirinya sendiri karena sudah terjebak dalam keyakinan
bahwa dirinya memiliki waskita.
Perhatikan betapa
maraknya kasus penipuan demi penipuan yang terungkap dan untuk anda
ketahui kasus yang tidak terungkap adalah sangat-sangat jauh lebih besar
lagi.
Nasihat Kedua, mulailah kembali kepada upaya
meluruskan hati dan niat anda dalam kehidupan ini dengan memohon kepada
gusti allah dengan bahasa yang lemah lembut menghaturkan harapan dan
do'a anda. Mulai dengan langkah kecil, sedikit demi sedikit namun
berkelanjutan hingga akhir hayat anda. Niscaya pada saatnya anda akan
memiliki kewaspadaan yang luar biasa dalam hidup dan senantiasa menjaga
diri anda dari perbuatan-perbuatan yang membahayakan hati, pikiran, dan
tubuh fisik anda. Andaipun anda mengalami suatu persoalan yang berat,
anda akan menemukan jalan keluar atau mampu menerima keadaan dengan hati
yang tenang. Bahkan dapat saya pastikan derajat anda akan jauh lebih
tinggi daripada mereka yang melakukan praktek penipuan dengan
memanfaatkan lemahnya jiwa masyarakat. Singkat kata, jadilah manusia
seutuhnya dengan jiwa yang kuat dan keyakinan yang mantap serta tetap
berserah diri pada ketentuan Yang Maha Kuasa.
Nasihat
Ketiga, ketika anda menjadi semakin kuat karena ketekunan dalam
meluruskan hati anda, sebarluaskanlah pengalaman hidup anda tersebut
tanpa mencari keuntungan. Tolonglah orang-orang terdekat anda agar mampu
berdiri sendiri bersandar pada kekuatan diri dengan tetap berserah diri
kepada Yang Maha Kuasa. Janganlah sombong dengan kemampuan-kemampuan
yang murni lahir dari diri anda. Dengan keseimbangan kekuatan fisik dan
bathin anda, maka anda akan mampu berkarya secara maksimal di bidang
anda masing-masing dengan sandaran yang kuat kepada Yang Maha Kuasa.
Nasihat
Keempat, dunia adalah tempatnya masalah sehingga kita pasti akan selalu
menemui masalah dimanapun kita berada. Hadapilah masalah tersebut,
jangan lari atau berlindung kepada hal-hal yang tidak masuk akal.
Bersabar dan berserah dirilah manakala masalah tersebut anda rasakan
sangat-sangat berat dan bertahanlah karena sungguh setelah kesulitan
akan datang kemudahan.
Nasihat kelima, ingat ujung atau
akhir perjalanan anda di dunia adalah kematian yang merupakan peralihan
dari alam dunia ke alam berikutnya. Oleh karena itu, janganlah
menghabiskan waktu untuk berbuat kejahatan atau hal-hal yang akan anda
sesali saat kematian menjemput anda. Berkaryalah untuk dunia anda yang
terbaik yang dapat anda lakukan, dan bersiap-siaplah untuk mengakhiri
perjalanan hidup anda sewaktu-waktu dengan senantiasa berbuat baik dan
berserah diri kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Nasihat
tersebut diatas hakikatnya adalah juga nasihat untuk saya sendiri yang
semoga dapat bermanfaat kepada seluruh calon-calon gubernur, bupati di
bumi rafflesia, serta insani rakyat nusantara.
Bagaimana hasil pertemuan dengan para orang pintar?
Dapat
disampaikan disini bahwa hampir tidak ada satupun orang pintar yang
paham tentang dinamika global, regional, dan nasional dikaitkan dengan
apa yang akan terjadi pada peta perpolitikan nantinya. Para ahli
konsultan politik jauh lebih mampu meramalkan situasi politik di bumi
rafflesia dikaitkan dengan kecenderungan massa dinamis dan massa statik
yang mempunyai hak pilih. Ramalan-ramalan konsultan politik yang
berkecimpung di dunia politik juga jauh lebih mendekati kenyataan
dibandingkan dengan dugaan-dugaan kosong yang disampaikan oleh mereka
yang mengaku orang pintar.
Hanya saja saya mendapatkan
beberapa wejangan yang selalu di sampaikan kepada saya berulang-ulang
dari orang pintaWejangan dari balik lembah-lembah berkabut di puncak
gunung
Beberapa hari ini saya out off office dari dunia
online untuk sebuah perjalanan bathin menerawang masa depan hidup,
tentang kehidupan saya di bumi rafflesia, tentang nusantara melalui
kontak rahasia beberapa tokoh yang salah satunya datuk penjaga di Bukit
kaba, tokoh-tokoh ini mengaku memiliki waskita atau yang dikenal
masyarakat umum sebagai orang pintar, dukun, orang sakti, kyai sakti,
pendeta sakti, empu, tuan guru, palukutan, paranormal, ahli klenik,
pakar mistik, kahin, ahli metafisika, wali berkaromah, dan berbagai nama
lainnya.
Hei kalian pasti akan nyinyir, abis itu
bilang nih orang sudah gila, hahahahah bisa jadi bertanya untuk apa
melakukan pertemuan dengan mereka yang menjadi "penasihat spiritual"
dari tingkatan Presiden, gubernur, bupati mungkin sampai kepala desa dan
juga bahkan wong cilik tersebut.
Jawaban saya singkat,
yakni karena dunia perdukunan merupakan bagian dari kehidupan
keseharian sebagian besar rakyat Indonesia yang masih mudah dipengaruhi
karena lemahnya intelektual, percaya diri, lemahnya jiwa/bathiniah, dan
mudah berputus-asa, sehingga tidak mengherankan apabila
persoalan-persoalan yang sesungguhnya dapat diselesaikan sendiri menjadi
bahan konsultasi kepada para dukun tersebut. hahahaha, selain itu pada
dasarnya, karena melihat baliho para politikus yang menampilkan
slogan-slogan sepanjang jalan, dengan menebarkan janji palsu, muak dan
bosan dan ingin tahu penerawangan mereka, tentang janjinya itu busuk apa
palsu ? atau itu cara berdagang mereka.... hahahaha
Konon
ceritanya bahwa hampir seluruh orang pintar di nusantara yang dikuasai
mantan Presiden Suharto menunjukkan bahwa fenomena pengaruh dunia
perdukunan masih cukup kuat di negeri tercinta ini. Dan beberapa teman
pernah juga mengajak saya bertemu paa tokoh yang konon kabarnya guru
spiritual soeharto, Terlepas dari faktor kebenaran dan pembuktian
peranan para dukun tersebut, saya melihat bahwa gerak bangsa Indonesia
sedikit banyak juga terpengaruh oleh dunia perdukunan.
Saya
tidak bermaksud menyinggung perasaan atau keyakinan siapapun, namun
saya merasa perlu untuk berbagi dengan seluruh anak bangsa Indonesia
tentang perlunya membangun seluruh potensi diri kita masing-masing
sesuai dengan kemampuan kita sehingga dapat bermanfaat bagi bangsa dan
negara. Padahal sangat sedikit orang pintar yang mampu menyadari dan
mengkaji masa depan Indonesia berdasarkan kemampuan intelgensianya,
Kepada yang suka menipu, hentikanlah karena dosa anda akan terus menumpuk bertambah sebanyak orang-orang yang anda tipu.
Nasihat
Pertama, jangan sekali-kali menjadikan "penasihat spiritual" sebagai
pegangan hidup satu-satunya yang mengarahkan gerak hidup dan keputusan
anda.
Pesan untuk para kandidat Gubernur dan bupati di
bumi rafflesia, Bila anda termasuk orang yang kurang percaya diri atau
lemah jiwa sehingga telah terjebak dalam dunia perdukunan, maka jadikan
nasihat para dukun tersebut hanya sebagai salah satu alternatif atau
semacam second opinion untuk mengkonfirmasi alternatif yang telah ada.
Berdasarkan
pengalaman saya, memang ada sedikit orang-orang yang memiliki ilmu
waskita yang benar-benar dapat memberikan masukan yang "tepat".
Sayangnya orang-orang tersebut sangatlah sedikit mungkin hanya 1% dan
biasanya tidak mempopulerkan diri sebagai orang pintar, malahan
cenderung tersembunyi (Seperti yang saya temui di malam berkabut di
lembah bukit kaba ini), dan Sekitar 5% ilmunya kurang dalam dan dapat
memberikan masukan yang kadang benar kadang tidak benar, sedangkan
sisanya adalah mereka yang mencari keuntungan dari lemahnya jiwa rakyat
Indonesia secara umum.
Dengan demikian, probabilitas
anda bertemu dengan orang yang sungguh-sungguh memiliki waskita
sangat-sangat kecil. Prosentase terbesar yang akan anda temui adalah
penipu-penipu ulung yang hanya bersandar pada dugaan-dugaan yang
lama-kelamaan menjadi terlatih karena banyaknya pasien lemah jiwa yang
berkonsultasi. Sadar tidak sadar, bahkan para dukun tersebut kebanyakan
juga pandai menipu dirinya sendiri karena sudah terjebak dalam keyakinan
bahwa dirinya memiliki waskita.
Perhatikan betapa
maraknya kasus penipuan demi penipuan yang terungkap dan untuk anda
ketahui kasus yang tidak terungkap adalah sangat-sangat jauh lebih besar
lagi.
Nasihat Kedua, mulailah kembali kepada upaya
meluruskan hati dan niat anda dalam kehidupan ini dengan memohon kepada
gusti allah dengan bahasa yang lemah lembut menghaturkan harapan dan
do'a anda. Mulai dengan langkah kecil, sedikit demi sedikit namun
berkelanjutan hingga akhir hayat anda. Niscaya pada saatnya anda akan
memiliki kewaspadaan yang luar biasa dalam hidup dan senantiasa menjaga
diri anda dari perbuatan-perbuatan yang membahayakan hati, pikiran, dan
tubuh fisik anda. Andaipun anda mengalami suatu persoalan yang berat,
anda akan menemukan jalan keluar atau mampu menerima keadaan dengan hati
yang tenang. Bahkan dapat saya pastikan derajat anda akan jauh lebih
tinggi daripada mereka yang melakukan praktek penipuan dengan
memanfaatkan lemahnya jiwa masyarakat. Singkat kata, jadilah manusia
seutuhnya dengan jiwa yang kuat dan keyakinan yang mantap serta tetap
berserah diri pada ketentuan Yang Maha Kuasa.
Nasihat
Ketiga, ketika anda menjadi semakin kuat karena ketekunan dalam
meluruskan hati anda, sebarluaskanlah pengalaman hidup anda tersebut
tanpa mencari keuntungan. Tolonglah orang-orang terdekat anda agar mampu
berdiri sendiri bersandar pada kekuatan diri dengan tetap berserah diri
kepada Yang Maha Kuasa. Janganlah sombong dengan kemampuan-kemampuan
yang murni lahir dari diri anda. Dengan keseimbangan kekuatan fisik dan
bathin anda, maka anda akan mampu berkarya secara maksimal di bidang
anda masing-masing dengan sandaran yang kuat kepada Yang Maha Kuasa.
Nasihat
Keempat, dunia adalah tempatnya masalah sehingga kita pasti akan selalu
menemui masalah dimanapun kita berada. Hadapilah masalah tersebut,
jangan lari atau berlindung kepada hal-hal yang tidak masuk akal.
Bersabar dan berserah dirilah manakala masalah tersebut anda rasakan
sangat-sangat berat dan bertahanlah karena sungguh setelah kesulitan
akan datang kemudahan.
Nasihat kelima, ingat ujung atau
akhir perjalanan anda di dunia adalah kematian yang merupakan peralihan
dari alam dunia ke alam berikutnya. Oleh karena itu, janganlah
menghabiskan waktu untuk berbuat kejahatan atau hal-hal yang akan anda
sesali saat kematian menjemput anda. Berkaryalah untuk dunia anda yang
terbaik yang dapat anda lakukan, dan bersiap-siaplah untuk mengakhiri
perjalanan hidup anda sewaktu-waktu dengan senantiasa berbuat baik dan
berserah diri kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Nasihat
tersebut diatas hakikatnya adalah juga nasihat untuk saya sendiri yang
semoga dapat bermanfaat kepada seluruh calon-calon gubernur, bupati di
bumi rafflesia, serta insani rakyat nusantara.
Bagaimana hasil pertemuan dengan para orang pintar?
Dapat
disampaikan disini bahwa hampir tidak ada satupun orang pintar yang
paham tentang dinamika global, regional, dan nasional dikaitkan dengan
apa yang akan terjadi pada peta perpolitikan nantinya. Para ahli
konsultan politik jauh lebih mampu meramalkan situasi politik di bumi
rafflesia dikaitkan dengan kecenderungan massa dinamis dan massa statik
yang mempunyai hak pilih. Ramalan-ramalan konsultan politik yang
berkecimpung di dunia politik juga jauh lebih mendekati kenyataan
dibandingkan dengan dugaan-dugaan kosong yang disampaikan oleh mereka
yang mengaku orang pintar.
Hanya saja saya mendapatkan
beberapa wejangan yang selalu di sampaikan kepada saya berulang-ulang
dari orang pintar tersembunyi yang senantiasa mengingatkan kita sebagai
bangsa Indonesia untuk ingat jati diri dan jujur dalam menjalani
kehidupan. Kesederhanaan hidup dan penerimaan diri terhadap dinamika
kehidupan merupakan langkah ampuh untuk survive di dunia semakin
dikuasai liberalisme dan ketimpangan sosial yang semakin tajam. Pesan
singkat untuk para pimpinan di daerah ataupun pimpinan dipusat baik di
eksekutif maupun legislatif adalah hentikan berbagai bentuk pencitraan
yang lahir dari jiwa demokrasi yang kita impor dengan kesungguhan untuk
mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.
Jangan menipu
rakyat bicara bombastis dengan janji-janji muluk yang tidak akan dapat
anda penuhi karena akan melahirkan kekecewaan yang mendalam dan bahkan
kebencian karena tidak mampu menerima kegagalan atau kemandegan. Lebih
jauh lagi hentikan penggunaan asesoris kesederhaan dalam bentuk pakaian
dan lain-lain untuk membungkus kebijakan yang tidak pro-rakyat. Atau
dengan slogan-slogan dalam spanduk baliho anda,
Bumi
rafflesia akan menjadi lebih baik apabila semakin banyak orang di tanah
ini menjalankan nasihat yang saya sebutkan diatas. Bumi rafflesia akan
menjadi lebih baik apabila pimpinan daerah kita menjalani kehidupan yang
jujur dan sungguh-sungguh dalam mengabdi kepada bangsa dan negara
sesuai dengan keahlian profesi di bidang masing-masing. Pencitraan
adalah racun yang mematikan dalam demokrasi karena sangat-sangat menarik
untuk membunuh cita-cita mulia kita menjadi bangsa yang bermartabat,
adil dan makmur.
Catatan dari lembah-lembah sunyi di
bukit kaba ini adalah hembusan kabut sekaligus menjadi bilah pisau
.......r tersembunyi yang senantiasa mengingatkan kita sebagai bangsa
Indonesia untuk ingat jati diri dan jujur dalam menjalani kehidupan.
Kesederhanaan hidup dan penerimaan diri terhadap dinamika kehidupan
merupakan langkah ampuh untuk survive di dunia semakin dikuasai
liberalisme dan ketimpangan sosial yang semakin tajam. Pesan singkat
untuk para pimpinan di daerah ataupun pimpinan dipusat baik di eksekutif
maupun legislatif adalah hentikan berbagai bentuk pencitraan yang lahir
dari jiwa demokrasi yang kita impor dengan kesungguhan untuk
mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.
Jangan menipu
rakyat bicara bombastis dengan janji-janji muluk yang tidak akan dapat
anda penuhi karena akan melahirkan kekecewaan yang mendalam dan bahkan
kebencian karena tidak mampu menerima kegagalan atau kemandegan. Lebih
jauh lagi hentikan penggunaan asesoris kesederhaan dalam bentuk pakaian
dan lain-lain untuk membungkus kebijakan yang tidak pro-rakyat. Atau
dengan slogan-slogan dalam spanduk baliho anda,
Bumi
rafflesia akan menjadi lebih baik apabila semakin banyak orang di tanah
ini menjalankan nasihat yang saya sebutkan diatas. Bumi rafflesia akan
menjadi lebih baik apabila pimpinan daerah kita menjalani kehidupan yang
jujur dan sungguh-sungguh dalam mengabdi kepada bangsa dan negara
sesuai dengan keahlian profesi di bidang masing-masing. Pencitraan
adalah racun yang mematikan dalam demokrasi karena sangat-sangat menarik
untuk membunuh cita-cita mulia kita menjadi bangsa yang bermartabat,
adil dan makmur.
Catatan dari lembah-lembah sunyi di bukit kaba ini adalah hembusan kabut sekaligus menjadi bilah pisau .......