Apakah wanita mampu mendaki gunung?
Apakah kamu juga mampu mendaki gunung? Kenapa?
Apakah mendaki gunung hanya dapat dilakukan oleh saya kaum para pria saja?
Menurut
catatan banyak kaum wanita di dunia, dan juga di Indonesia membuktikan
tangguh dan ulet mendaki gunung seperti halnya kaum pria. Bahkan
prestasi para wanita yang berusia antara 40-50 terbukti benar-benar
tangguh dan ulet berprestasi.
Dengan demikian, mendaki
gunung adalah kegiatan yang dapat dilakukan oleh semua pihak baik laki,
wanita, tua ataupun muda. Semua itu tergantung pada kesiapan kita baik
fisik mental maupun naluri. Semangat dan tekad merupakan hal utama bagi
diri kita masing-masing, yang terus berusaha agar yakin bahwa kita akan
mampu mel- akukan jauh lebih baik dalam pendakian selanjutnya.
Mendaki
gunung merupakan kegiatan olahraga yang sangat menyenangkan, untuk
kesehatan maupun untuk kepuasan batin. Hobi pendakian gunung,
sebagaima- na kegiatan di dalam alam bebas lainnya, selalu penuh
petualangan yang menantang dan ekstrim. Pemahaman medan dan rute
perjalanan merupakan hal yang sangat penting di perhatikan. Paling tidak
dalam satu kelompok pendakian gunung perlu ada lebih dari satu orang
yang benar-benar menguasai medan dan rute pendakian.
Dengan
demikian mendaki gunung bisa dilakukan oleh siapapun baik Pria, Wanita,
Tua dan Muda. Semua itu tergantung dari kesiapan fisik mental maupun
naluri. Semangat merupakan hal yang paling penting yang harus diterapkan
agar kita bisa jauh lebih baik dari pendakian-pendakian sebelumnynya.
Untuk melakukan kegiatan ini diperlukan persiapan yang matang, baik
fisik maupun mental, perlu diperhatikan perbekalan yang di bawa oleh
pendaki antara lain tas ransel (
carier ),
slipingbag, jaket, jas hujan, senter, sepatu
tracking pakain ganti dan yang paling penting adalah tenda untuk bermalam.
If
you cannot understand that there is something in man which responds to
the challenge of this mountain and goes out to meet it, that the
struggle is the struggle of life itself upward and forever upward, then
you won't see why we go. What we get from this adventure is just sheer
joy. And joy is, after all, the end of life. We do not live to eat and
make money. We eat and make money to be able to live. That is what life
means and what life is for.”
Jika Anda tidak dapat
memahami bahwa ada sesuatu dalam diri manusia yang merespon tantangan
gunung ini dan pergi keluar untuk memenuhi kebutuhan itu, bahwa
perjuangan adalah perjuangan hidup itu sendiri ke atas dan selamanya
atas, maka Anda tidak akan melihat mengapa kita pergi. Apa yang kita
dapatkan dari petualangan ini hanya semata-mata sukacita. Dan sukacita
adalah, setelah semua, akhir kehidupan. Kita tidak hidup untuk makan dan
menghasilkan uang. Kami makan dan membuat uang untuk bisa hidup. Itulah
yang berarti hidup dan untuk apa hidup ini .
― George Mallory, Climbing Everest: The Complete Writings of George Mallory
“The
harder you fall, the heavier your heart; the heavier your heart, the
stronger you climb; the higher your pedestal.” ― Criss Jami, Killosophy
"Semakin
keras Anda jatuh, hatimu yang berat; jantung Anda lebih berat, semakin
kuat Anda naik; semakin tinggi kaki anda menapak. "- Criss Jami,
Killosophy
Climb every mountain, ford every stream, follow every rainbow, 'will you find your dream.
 |
| Dian Fossey |
Ada
sosok yang memberikan inspirasi saya, soal pendakian soal profesi dan
soal keberanian, dia sosok wanita hebat. dialah wanita petualang yang
menginspirasi saya, dia wanita biasa-biasa dia bukan pendaki tapi
dedikasinyaluar biasa dalam pekerjaan dan profesinya sebagai peneliti
Gorila, dialah
Dian Fossey, seorang ahli zoologi terkenal karena
penelitian gorila di hutan pegunungan Rwanda dari tahun 1960 hingga
tahun 80-an, dan Dian Fossey pantas disebut pahlawan dalam perlindungan
gorila di dunia Hidup di pedalaman pegunungan Rwanda afrika yang saat
itu dilanda konflik perang saudara, bersama gorila gunung hampir dua
puluh tahun. Dia mendedikasikan separuh sisa hidupnya dan meninggal
karena dibunuh karena usahanya untuk melindungi kelestarian GORILA.
Diana melihat masa depan yang suram bagi populasi gorila di alam karena
perburuan yang tidak terkendali, dan dia membuat misinya untuk membawa
perhatian dunia terhadap penderitaan gorila gunung yang tersisa.
Sengaja
saya menulis ini, agar berpikir apa yang kamu senangi dengan hobby
mendaki atau petulanganmu tak hanya pelampiasan bahwa kamu sebagai
wanita bisa dan sanggup mencapai puncak, melawan segala ketakutan
kebanyakan wanita-wanita mall, wanita-wanita yang biasa memanjangkan
alis mata.
Bahwa kalian adalah wanita super dan wanita
hebat dengan segala aktivitas petualanganmu, namun lebih hebat lagi jika
di saat kamu berpetualang, disaat kamu mendaki ada
karya yang
kamu hasilkan, karya itu dapat tertuang bagaimana kalian dapat
mengabdikan pada tempat kalian beraktivias, habitat dimana kalian
temukan burung-burung, bunga-bunga dalam rimba belantara, ikan-ikan
diantara terumbu karang itulah
"karya yang harus kalian ciptakan, bukan soal pendakianya", dan hingga semua itu akan datang pada suatu massa,
sumur dapur dan kasur yang akan kalian hadapi sehari-hari, kalian punya cerita pada anak-anakmu bahwa bunda adalah bukan pendaki gunung biasa.
for all my brother and sister