Showing posts with label pembakaran hutan. Show all posts
Showing posts with label pembakaran hutan. Show all posts

Sunday, October 25, 2015

KARHUTLA, Nasip TNI di Medan Bencana Pembakaran Hutan !

Net
Tidak semua personel di beri perlengkapan yang layak dan baik saat bertugas.
Saya teringat ketika erupsi merapi 2010, dan tsunami aceh 2004, bekerja bersama dengan regu-regu TNI di garis terdepan daerah bencana, walau terlihat sigap dan terlatih namun banyak hal merekapun sadari jauh dari standart untuk kesehatan individual, apalagi safety team.
Namun perintah adalah perintah, dan harus dilaksanakan tanpa ada kompromi, bahkan seorang perwira meminta kami untuk menjadi leader dalam giat operasi karena mereka sadar jauh dari standart equipment dalam bertugas.
Berjibaku dalam daerah bencana tak jauh bedanya dengan bertugas di medan perang ujar seorang perwira marinir rekan satu regu saya di tahun 2010, mas kita tak bisa prediksi waktu dan darimana datangnya bencana, apalagi jika itu seperti wedus gembel. ya mungkin sama halnya 2 anggota TNI ini dalam foto, Mereka tak tau dari mana datangnya api, hanya monitor radio genggam mendengar instruksi maju atau mundur.
Semoga gusti allah selalu melindungi dan memberikan kesehatan dan keselamatan untuk mereka siapapun itu yang bertugas berjibaku digaris terdepan melawan api. Dan hujanpun segera membasahi bumi.
Aamin

Monday, October 19, 2015

GUBERNUR Bupati Jangan Gaptek Membaca Peta Titik Api Dari BMKG.

Baru kemarin dibilang pemerintah daerah, GUBERNUR bupati jangan gaptek membaca peta titik api dari BMKG.
Ini Siapa lagi kalau bukan tekanan korporasi dan pemerintah daerah : data peta sebaran titik api itu early warning sistem, kok jadi pejabat ‪#‎GOBLOK‬dipelihara.
Dengan peta itu, rakyat semesta dapat membela negara memadamkan api sebagai bentuk ‪#‎belanegara‬ membantu petugas yang bekerja dilapangan.
‪#‎alex‬ wajar bae kau dak dipilih jadi 01 DKI.
Hai para ‪#‎fanatikjiancok‬ jokowi prabowo baca ini yang bajingan itu pemerintah daerah. Tanya pada ‪#‎gubernur‬ ‪#‎bupati‬ bagaimana izin lingkungan korporasi yang melakukan pembakaran lahan
#fanatikjiancok bentuk propaganda memecah belah kesatuan persatuan NKRI
Ingat warga Bengkulu PILKADA nanti jangan pilih gubernur bupati yang GOBLOK dan GAPTEK.

praktik buruk ala Orde Baru masih diterapkan sejumlah instansi di Tanah Air. Kali ini menimpa Badan Meteorologi,
NASIONAL.TEMPO.CO

Sunday, October 11, 2015

ALEX NURDIN GAGAL PAHAM PETA TITIK API

Hoi Lex, jingok dulu peta satelit titik api tu dulu, baru kau pacak ngecek, di mano bae titi api tu, areal konsensi perusahaan rerato rato, bukan lahan petani, kalau emang lahan petani tugas kau jadi gubernur yo membimbing mereka, nah kalau dikonsensi perkebunan cabut lah izin lingkunganya, jangan kau la dapek icipicip dari perusahaan ntuh, nak nyalahkan petani.
‪#‎sumberBMKG‬ Terhitung sejak 1 Oktober 2015, jumlah titik api yang terdeteksi 757 titik. Jumlah ini menurun jadi 126 hotspot pada 2 Oktober, lalu pada 3 Oktober meningkat drastis menjadi 1.355 hotspot. Jumlahnya fluktuatif hingga pada 7 Oktober menurun di angka 239 hotspot. Total jumlah titik api pada Oktober 3.722 titik.
Sementara luas areal terbakar berdasarkan Citra Satelit Landsat 8 dan 7 pada periode Juni hingga September 2015, seluas 128.314 hektare. Jumlah itu tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) 88.267 hektare, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) 34.187 hektare, dan Kabupaten Ogan Ilir (OI) 5.860 hektare.


Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin merasa tidak yakin hanya perusahaan…
M.DETIK.COM|BY DETIKCOM AGRANET

Lentera Merah My web Lenteramerah https://pojoklenteramerah.blogspot.co.id/